Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong percepatan pembangunan daerah melalui pengembangan Kawasan Industri Pulau Baai. Upaya tersebut kini memasuki tahap penting setelah pemerintah daerah mengajukan usulan resmi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar proyek ini ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menjelaskan bahwa status PSN akan memberikan penguatan hukum sekaligus membuka peluang percepatan realisasi pembangunan. Dengan masuk dalam daftar PSN, dukungan anggaran, prioritas kebijakan, serta percepatan izin dapat berjalan lebih efektif.
Usulan Masuk Tahap Kajian Bangda Kemendagri
Herwan menyebutkan, saat ini usulan tersebut sedang melalui proses kajian oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda). Proses ini menjadi pintu awal sebelum pemerintah pusat menentukan kelayakan kawasan Pulau Baai sebagai salah satu proyek prioritas nasional.
“Pengajuan ke Kemendagri menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi rencana pembangunan. Kami berharap kajian Bangda dapat berjalan lancar sehingga tahapan berikutnya segera kami ikuti,” kata Herwan.
Baca Juga : Andre Rosiade Tinjau Dapur MBG di Bengkulu
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan dokumen perencanaan, data pendukung, hingga analisis kebutuhan infrastruktur untuk memenuhi persyaratan penetapan PSN.
Harapan Validasi Cepat dari Kemendagri
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap Kemendagri dapat segera melakukan validasi terhadap seluruh dokumen yang diajukan. Validasi tersebut diperlukan untuk memastikan kelayakan proyek sebelum masuk ke tahap berikutnya, yakni pembahasan lintas kementerian.
“Kami berharap validasi bisa dilakukan secepat mungkin. Dengan begitu, pembangunan Kawasan Industri Pulau Baai dapat segera dimulai dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Herwan.
Dampak Ekonomi Meluas: Investasi Naik, Lapangan Kerja Terserap
Pemprov Bengkulu meyakini Kawasan Industri Pulau Baai akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di wilayah itu. Dengan pengembangan kawasan industri, arus investasi diprediksi meningkat karena posisi Pulau Baai yang strategis di jalur perdagangan barat Indonesia.
Baca Juga : Bulog Rejang Lebong salurkan BPP beras dan minyak goreng
Kawasan ini juga diproyeksikan menciptakan ribuan lapangan pekerjaan baru. Sektor-sektor pendukung seperti logistik, manufaktur, perdagangan, dan transportasi diperkirakan ikut tumbuh.
Selain menciptakan peluang kerja, pemerintah menilai pembangunan kawasan industri akan mendorong perbaikan infrastruktur pendukung, mulai dari jalan, utilitas kawasan, hingga fasilitas transportasi di sekitar Pelabuhan Pulau Baai.
Dorong Bengkulu Masuk Peta Industri Nasional
Herwan menambahkan, keberadaan kawasan industri di Pulau Baai tidak hanya membantu perekonomian lokal, tetapi juga memperkuat posisi Bengkulu dalam peta industri nasional. Pemerintah ingin daerah ini menjadi salah satu simpul pertumbuhan baru di kawasan Sumatra bagian selatan.
“Jika pulau Baai ditetapkan sebagai PSN, Bengkulu akan memiliki daya saing yang jauh lebih kuat. Kami bisa menarik lebih banyak investor dan mengoptimalkan potensi maritim serta logistik yang ada,” katanya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen mengikuti setiap tahapan yang ditetapkan Kemendagri hingga proyek tersebut mendapatkan status PSN. Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, Pemprov Bengkulu optimistis Kawasan Industri Pulau Baai dapat menjadi lokomotif transformasi ekonomi di masa mendatang.






