Pendaftaran Seleksi Deputi Kemenpora 2026 Resmi Dibuka
JAKARTA — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, sebuah posisi strategis di lingkungan birokrasi olahraga Indonesia pada tahun 2026.
Pengumuman seleksi ini disampaikan melalui konferensi pers dan publikasi resmi Kemenpora. Lowongan jabatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetapi juga dibuka bagi kalangan profesional dari luar birokrasi, sebagai bentuk implementasi prinsip meritokrasi, transparansi, dan keterbukaan dalam reformasi birokrasi.
Kualifikasi dan Tahapan Seleksi
Seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dilaksanakan melalui beberapa tahapan penting, antara lain:
-
Seleksi administrasi yang memeriksa kelengkapan persyaratan pelamar.
-
Penelusuran rekam jejak jabatan dan pengalaman profesional calon peserta.
-
Ujian kompetensi manajerial dan sosial kultural yang dilaksanakan melalui assessment center oleh lembaga terakreditasi.
-
Penulisan makalah dan paparan yang kemudian dievaluasi tim seleksi.
-
Wawancara final dengan panitia untuk menilai kemampuan kandidat secara objektif.
Panitia seleksi terdiri dari akademisi, profesional, serta pejabat kompeten dan berintegritas tinggi. Keberadaan panitia gabungan ini dimaksudkan untuk memastikan proses penilaian berjalan adil, objektif, dan bebas dari intervensi pihak manapun.
Pendaftaran dan Antusiasme Peserta
Pendaftaran resmi dibuka sejak 3 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 17 Februari 2026. Data terbaru menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi, karena hampir 70 orang telah mendaftar hanya dalam dua hari sejak pendaftaran dibuka, baik dari kalangan ASN maupun profesional.
Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekretaris Kemenpora RI, Gunawan Suswantoro, kembali mengajak semua pihak yang memenuhi syarat untuk ikut mendaftar sebelum periode penutupan. Ia menekankan bahwa setiap peserta yang berhasil melewati tahap administrasi akan mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan standar penilaian yang sama.






