Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi meluncurkan program Satu Data sebagai langkah strategis mewujudkan pembangunan kependudukan yang terarah, akurat, dan berkelanjutan.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menjelaskan, Satu Data Bengkulu hadir untuk memastikan ketersediaan data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi. Data ini menjadi kunci dalam merancang kebijakan, mulai dari pengendalian laju pertumbuhan penduduk, peningkatan kualitas keluarga, hingga percepatan penurunan stunting.
Baca Juga : Heboh 72 Siswa SMAN 5 Bengkulu Dikeluarkan
Sejalan dengan Satu Data Indonesia
Menurut Herwan, program ini selaras dengan kebijakan nasional Satu Data Indonesia yang menekankan pentingnya integrasi data antarinstansi. Melalui pemutakhiran Satu Data PK24, pemerintah daerah akan memiliki basis data kependudukan yang akurat sebagai rujukan pembangunan.
“Tujuannya untuk mengurangi tumpang tindih program, meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, dan mempercepat tercapainya visi pembangunan SDM yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya.
Sinergi Daerah dan Instansi
Baca Juga : Rejang Lebong Luncurkan Sport Venue Paralayang
Pemprov Bengkulu juga mengajak kabupaten/kota bersinergi memperbarui data secara berkala. Dengan demikian, pembangunan kependudukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, menambahkan bahwa mereka tengah mengupayakan penguatan integrasi data melalui kesepakatan bersama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).
Integrasi Data BKKBN dan BPS
Kolaborasi ini memungkinkan data hasil pendataan keluarga dari BKKBN dipadukan dengan data sensus, survei, dan registrasi dari BPS. Pemerintah meyakini langkah itu akan menghasilkan sumber data resmi yang valid, lengkap, dan saling melengkapi.






