Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) Program JKN-KIS untuk mempercepat layanan kesehatan bagi masyarakat.
Jaminan Akses Layanan
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menjelaskan, URC menjadi program prioritas yang menjamin akses layanan kesehatan untuk semua warga.
“Meski kami sudah menganggarkan Rp167 miliar untuk BPJS gratis, masih banyak warga yang kesulitan mendapatkan layanan,” ujarnya, Senin (4/8/2025).
Baca Juga : Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua
Respons Cepat dari Gubernur
Helmi mengaku masih sering menerima pesan dari warga yang meminta bantuan berobat atau melahirkan melalui JKN.
“Karena itu, kami bentuk URC untuk menjawab kebutuhan nyata. Nantinya, URC juga akan kami perluas hingga ke desa-desa,” tegasnya.
Fokus Aktifkan Kepesertaan
Tim URC berfokus mengaktifkan kepesertaan JKN yang belum aktif. Gubernur Bengkulu menetapkan pengukuhan tim lewat Keputusan Nomor A.303 Tahun 2025 pada 26 Juni 2025.
Ribuan Warga Sudah Terlayani
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu, Edriwan Mansyur, menyebut tim sudah bekerja sejak tiga bulan sebelum peresmian.
“Sejak beroperasi, URC sudah melayani 1.796 warga secara langsung atau via call center,” ujarnya.
Baca Juga : Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk
Petugas telah membantu aktivasi JKN bagi 2.168 jiwa. Rinciannya:
-
578 jiwa melalui Posko Balai Raya Semarak
-
1.608 jiwa melalui Sekretariat Dinas Kesehatan






