BENGKULU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Bengkulu pada periode Januari–Juli 2025 mengalami peningkatan signifikan. Dalam laporan Statistik edisi September 2025, BPS menyebut jumlah perjalanan wisnus mencapai 4,33 juta perjalanan, naik 72,20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 2,51 juta perjalanan.
Kepala BPS Bengkulu, Ir. Win Rizal, M.E., menjelaskan peningkatan ini menjadi indikator positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. “Pergerakan wisatawan nusantara mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk berkunjung, baik dari dalam maupun luar provinsi,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).
Juli 2025: Perjalanan Wisatawan Nusantara Capai 683 Ribu
Pada Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus ke Bengkulu tercatat 683.082 perjalanan. Dari total tersebut, 75,40 persen berasal dari wisatawan lokal Bengkulu, sedangkan 24,60 persen sisanya berasal dari luar provinsi.
Baca Juga : Kapolda Aceh resmi sandang bintang dua
“Jika dibandingkan dengan Juni 2025, terjadi kenaikan sebesar 2,12 persen. Sementara dibandingkan Juli 2024, lonjakan mencapai 85,22 persen,” jelas Win Rizal.
Kota Bengkulu Jadi Tujuan Favorit
Berdasarkan tujuan perjalanan, Kota Bengkulu menjadi destinasi dengan jumlah perjalanan wisnus tertinggi, yakni 299.420 perjalanan pada Juli 2025. Sementara itu, Kabupaten Lebong mencatat jumlah terendah dengan 18.877 perjalanan.
Namun, dari sisi pertumbuhan bulanan (month-to-month), sebagian besar kabupaten/kota di Bengkulu mengalami penurunan. Hanya Kota Bengkulu yang mencatat kenaikan sebesar 25,31 persen. Penurunan terbesar terjadi di Kabupaten Lebong (18,48 persen), sementara penurunan terkecil tercatat di Kabupaten Bengkulu Tengah (0,46 persen).
Jumlah perjalanan wisnus asal Bengkulu pada Januari–Juli 2025 mencapai 4,20 juta, naik 61,90 persen dari 2,59 juta pada periode sama tahun lalu, menurut catatan BPS.
Khusus Juli 2025, perjalanan wisnus asal Bengkulu tercatat 664.564 perjalanan. Dari jumlah tersebut, 77,50 persen memilih berwisata di kabupaten/kota dalam provinsi, sementara 22,50 persen melakukan perjalanan ke luar Bengkulu.
Baca Juga : Datangi BPMA, Komisi XII DPR dorong konsep PI
“Dibandingkan Juni 2025, jumlah ini naik 2,65 persen. Sementara dibanding Juli 2024, kenaikan lebih tinggi, yakni 71,27 persen,” tambah Win Rizal.
Perjalanan Wisnus Asal Bengkulu Utara Tumbuh Tertinggi
Dari sisi kabupaten/kota asal, Kota Bengkulu tetap mencatat jumlah perjalanan terbanyak pada Juli 2025, yaitu 163.494 perjalanan. Sementara Kabupaten Lebong menjadi yang terendah dengan 25.884 perjalanan.
Dari sisi pertumbuhan, sebagian besar daerah asal mencatat peningkatan month-to-month. Hanya Kota Bengkulu yang mengalami penurunan sebesar 12,80 persen. Kabupaten Bengkulu Utara justru mengalami kenaikan tertinggi, mencapai 16,34 persen, sedangkan kenaikan terendah tercatat di Kabupaten Rejang Lebong sebesar 2,79 persen.
Dengan tren positif ini, BPS menilai sektor pariwisata Bengkulu terus berkembang. Masyarakat meyakini lonjakan perjalanan wisnus memberikan dampak langsung pada sektor jasa, transportasi, kuliner, dan UMKM lokal.
“Pertumbuhan kunjungan wisatawan nusantara ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan roda perekonomian daerah sekaligus memperkenalkan potensi wisata Bengkulu ke level nasional,” tutup Win Rizal.






