Rejang Lebong, Bengkulu — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong menetapkan Desa Tasikmalaya di Kecamatan Curup Utara dan Desa Turan Baru di Kecamatan Curup Selatan sebagai Kampung Zakat percontohan. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang produktif.
Kemenag Luncurkan Kampung Zakat untuk Pemberdayaan Masyarakat
Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Rejang Lebong, Alfuadi, mengatakan peluncuran Kampung Zakat akan digelar Rabu (12/11/2025) dan dihadiri Bupati serta Wakil Bupati Rejang Lebong. Ia menyebut program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengoptimalkan potensi zakat di tingkat desa.
“Program ini bukan hanya seremoni. Kami ingin zakat benar-benar mengubah kehidupan warga dan menumbuhkan usaha mandiri,” ujar Alfuadi di Rejang Lebong, Senin (10/11/2025).
Pendampingan dan Kolaborasi Lintas Pihak
Ketua Pelaksana Kampung Zakat Desa Turan Baru, Suharto, menuturkan tim Kemenag sudah melakukan pembinaan di dua desa sejak awal tahun. Pendampingan dilakukan agar pengelolaan zakat berjalan profesional dan tepat sasaran.
Baca Juga : Polres Rejang Lebong siagakan personel gabungan
“Kami turun langsung, memberikan pelatihan, serta membentuk kelompok usaha agar masyarakat siap mengelola dana zakat secara mandiri,” kata Suharto.
Ia menjelaskan, Kemenag juga berkolaborasi dengan Baznas, pemerintah daerah, dan tokoh agama agar program Kampung Zakat berjalan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat di daerah.
Dorong Kemandirian dan Solidaritas Sosial
Suharto menegaskan, Kampung Zakat menjadi strategi penting untuk mengentaskan kemiskinan. Melalui optimalisasi ZIS, masyarakat diajak aktif membangun ekonomi berbasis gotong royong dan nilai keagamaan.
“Zakat harus menjadi gerakan sosial yang menumbuhkan semangat kebersamaan dan kemandirian. Dengan begitu, warga tidak bergantung pada bantuan terus-menerus,” ujarnya.
Ia berharap, dua Kampung Zakat ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Zakat Jadi Motor Ekonomi Umat
Kemenag Rejang Lebong berkomitmen menjadikan zakat sebagai kekuatan ekonomi umat. Melalui program Kampung Zakat, lembaga itu ingin menegaskan bahwa potensi zakat tidak hanya menguatkan aspek spiritual, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara nyata.
“Dari Rejang Lebong, kami ingin menunjukkan bahwa zakat bisa menjadi motor penggerak ekonomi dan kemandirian umat,” pungkas Suharto.






