Rejang Lebong, Bengkulu – Perum Bulog Cabang Rejang Lebong mulai menyalurkan Bantuan Pangan Pemerintah (BPP) untuk periode Oktober–November 2025. Penyaluran ini mencakup tiga kabupaten sekaligus, yakni Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong dengan total 42.230 penerima bantuan pangan (PBP). Proses distribusi berlangsung secara bertahap dan ditargetkan selesai sebelum akhir November.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha, menjelaskan bahwa penyaluran dimulai dari Kabupaten Rejang Lebong dan akan berlanjut ke dua kabupaten lainnya. Ia menegaskan seluruh jajaran Bulog sudah menyiapkan mekanisme distribusi agar bantuan sampai tepat waktu dan tepat sasaran.
“Mulai hari ini kami menyalurkan BPP untuk alokasi Oktober dan November. Setelah Rejang Lebong, besok kami bergerak ke Kepahiang, lalu Lebong,” ujar Musalim Yudha saat meninjau penyaluran di Rejang Lebong.
Baca Juga : Relokasi Pedagang Jalan KZ Abidin Gratis Tanpa Biaya
Bulog tidak hanya menyalurkan beras, tetapi juga menambahkan minyak goreng sebagai komoditas tambahan pada periode ini. Penambahan tersebut dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat di tiga kabupaten.
Secara rinci, dari total 42.230 penerima, Kabupaten Rejang Lebong mencatat jumlah penerima terbesar dengan 20.635 PBP. Kabupaten Lebong menerima jatah untuk 9.220 PBP, sedangkan Kabupaten Kepahiang mendapatkan alokasi untuk 12.375 PBP. Seluruh data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) Kementerian Sosial.
Minyak Goreng
Untuk dua bulan alokasi, Bulog menyalurkan 844,6 ton beras dan 168.920 liter minyak goreng. Setiap keluarga penerima manfaat akan membawa pulang 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng. Musalim Yudha menegaskan bahwa jumlah tersebut sudah disesuaikan dengan ketentuan penyaluran BPP yang berlaku secara nasional.
“Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras untuk alokasi dua bulan, yaitu Oktober dan November, serta 4 liter minyak goreng,” jelasnya.
Bulog Rejang Lebong mencatat adanya penurunan jumlah penerima jika dibandingkan dengan penyaluran periode Juni–Juli 2025. Ketika itu, jumlah penerima mencapai 43.189 PBP. Musalim Yudha menyebut perubahan angka tersebut terjadi karena adanya pemutakhiran data pada level nasional.
Baca Juga : Dinkes Rejang Lebong temukan 18 pelajar SD di Tanjung Beringin positif kecacingan
“Periode ini penerimanya berkurang 959 keluarga dibandingkan periode sebelumnya. Pembaruan data DTSN membuat angka ini lebih akurat,” kata Musalim.
Untuk memastikan penyaluran berjalan aman, tertib, dan bebas gangguan, Bulog Rejang Lebong menggandeng Kodim dan Polres Rejang Lebong. Dukungan dua institusi tersebut diharapkan mampu membantu pengamanan selama proses distribusi berlangsung di tiga wilayah kabupaten.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kodim dan Polres agar seluruh proses penyaluran aman, lancar, dan tidak menimbulkan kendala di lapangan,” tegasnya.
Bulog menargetkan seluruh penyaluran periode Oktober–November tuntas sebelum akhir bulan ini. Setelah itu, Bulog langsung mempersiapkan distribusi berikutnya untuk alokasi bulan Desember. Musalim menegaskan komitmen Bulog untuk menjaga ketepatan waktu agar masyarakat yang berhak dapat menerima bantuan tanpa hambatan.






