Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

TKD 2026 Dipangkas, Dana Transfer ke Daerah Bengkulu Tengah

Skintific

BengkuluDana transfer ke daerah (TKD) untuk Kabupaten Bengkulu Tengah diproyeksikan anjlok tajam pada 2026. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, pagu TKD Bengkulu Tengah yang pada 2025 mencapai Rp673,14 miliar diperkirakan menyusut hingga Rp506 miliar. Artinya, terjadi pengurangan sebesar Rp166,90 miliar atau hampir seperempat dari total anggaran.

Imbas Pemangkasan Nasional

Pemangkasan tersebut tak lepas dari kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan alokasi TKD secara nasional. Jumlah ini turun 24,8 persen dibandingkan proyeksi 2025 yang mencapai Rp864,1 triliun.

Skintific

Baca Juga : TNI-Polri Tegaskan Siap Bertindak Terukur Hadapi Aksi Anarkis

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari penyesuaian fiskal menyeluruh. Ia menekankan, meski transfer ke daerah berkurang, belanja pemerintah pusat untuk masyarakat di daerah justru meningkat.

“Kalau TKD mengalami penurunan, kenaikan dari belanja pemerintah pusat di daerah naiknya jauh lebih besar,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers RAPBN 2026, Jumat (15/8/2025).

Tren 5 Tahun Terendah

Data menunjukkan, alokasi TKD 2026 merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir:

  • 2021: Rp785,7 triliun

  • 2022: Rp816,2 triliun

  • 2023: Rp881,4 triliun

  • 2024: Rp863,5 triliun

  • 2025: Rp864,06 triliun

  • 2026: Rp650 triliun

Rincian Nasional TKD 2026

Komponen alokasi TKD tahun depan terdiri dari:

  • Dana Bagi Hasil (DBH): Rp45,1 triliun

  • Dana Alokasi Umum (DAU): Rp373,8 triliun

  • Dana Alokasi Khusus (DAK): Rp155,5 triliun

  • Dana Otonomi Khusus (Otsus): Rp13,1 triliun

  • Dana Keistimewaan DIY: Rp500 miliar

  • Dana Desa: Rp60,6 triliun

  • Insentif Fiskal: Rp1,8 triliun

Dampak ke Bengkulu Tengah

TKD 2026 Dipangkas, Dana Transfer ke Daerah Lampung Selatan, Lampung Bisa Anjlok Rp 416 Miliar - Tribunbatam.id

Dengan pemangkasan besar ini, praktis Bengkulu Tengah juga terkena imbas. Pada 2025, daerah ini menerima pagu Rp673,14 miliar. Hingga Agustus 2025, realisasi baru Rp403,40 miliar atau 59,93 persen.

Belum ada rincian resmi dari pemerintah pusat mengenai komponen pemangkasan untuk Bengkulu Tengah tahun depan. Namun, proyeksi awal menyebutkan TKD 2026 hanya akan menyentuh angka Rp506 miliar.

Baca Juga : Gubernur Bengkulu : Seluruh siswa keracunan MBG telah pulih

Rincian Realisasi TKD Bengkulu Tengah 2025 per Agustus

  • Transfer ke Daerah: Rp673,14 miliar (pagu), Rp403,40 miliar (59,93%)

  • Dana Bagi Hasil (DBH): Rp59,79 miliar, realisasi Rp37,59 miliar (62,88%)

  • Dana Alokasi Umum (DAU): Rp443,13 miliar, realisasi Rp289,79 miliar (65,40%)

  • Dana Alokasi Khusus (DAK): Rp78,39 miliar (fisik/penugasan), realisasi Rp21,90 miliar (27,94%)

  • DAK Nonfisik: Rp91,83 miliar, realisasi Rp54,12 miliar (58,94%)

  • Dana Desa: Rp106,21 miliar, realisasi Rp71,18 miliar (67,02%)

Data ini menggambarkan bahwa meski penyaluran masih berjalan, sejumlah komponen terutama DAK fisik baru terserap sekitar seperempat dari total anggaran.

Menunggu Kepastian

Pemangkasan TKD dipastikan akan memengaruhi ruang fiskal Bengkulu Tengah. Namun, angka Rp506 miliar untuk 2026 masih bersifat proyeksi. Pemerintah daerah masih menunggu rincian resmi dari Kementerian Keuangan mengenai komposisi DBH, DAU, DAK, hingga Dana Desa.

Skintific